Senin, 18 Oktober 2010

DEFINISI DEKLARASI DAN CONTOH

1.Deklarasi tipe
Deklarasi tipe biasanya digunakan bila kita bekerja dengan ARRAY atau larik. Deklarasi Tipe mempunyai banyak sekali jenis dan type yang ditanganinya, saya tidak bisa menjelaskannya satu persatu kepada Anda dikarenakan terbatasnya space atau ruang yang disediakan pada situs ini, disamping itu pokok bahasan tutorial ini adalah PEMROGRAMAN DELPHI, saya kuatir nantinya pokok bahasan tersebut tidak bisa dimuat karena keterbatasan ini. Untuk itu saya sekali lagi menugaskan kepada Anda untuk mencari dari situs atau media lain mengenai DEKLARASI TYPE ini.
Contoh 1 Program yang menggunakan deklarasi tipe
{ Program : Contoh penggunaan deklarasi tipe
Design By : Suryatekno©2008 }

uses crt;

type J = array[1..8] of string[20];

const
Jadwal : J=('Mandi','Sarapan','Meeting',
'Menemui Pak Badrun','Pulang',
'Mandi','Makan Malam','Istirahat');
var
I : word;

begin
clrscr;
writeLn('Jadwal Hari ini');
writeLn('===============');
writeLn;
for I:=1 to 8 do
writeLn(' ',I,'. ',Jadwal[I]);
writeLn('Tekan enter untuk Keluar.....');
readLn;
end.
contoh 2 :

type
pecahan = real;
bulat = integer;
huruf = string;
karakter = char;
logika = boolean;
var
nama : huruf;
sekolah : logika;
umur : pecahan;
predikat : karakter;

Sekarang jelas bahwa deklarasi tipe digunakan untuk membuat nama lain dari identifier, sehingga dapat memudahkan dalam mengingat tipe data saat membuat variabel. Deklarasi tipe diawali dengan kata type, simbol yang digunakan adalah tanda sama dengan (= ), dan diakhiri dengan titik koma (; ).
2.Deklarasi konstanta
Untuk menetapkan sesuatu yang mutlak dan tidak dapat diubah, kita dapat menggunakan deklarasi konstanta. Deklarasi konstanta diawali dengan kata Const, menggunakan tanda sama dengan (= ), dan diakhiri dengan titik koma (; ).deklarasi konstanta bersifat tetap (konstan), pada deklarasi konstanta kita langsung menyebutkan nilainya. Deklarasi konstanta tidak menggunakan tanda titik dua ( : ) seperti pada deklarasi variabel tetapi menggunakan tanda sama dengan ( = ).

Contoh 1:

const
gaji = 200000;
utang = 50000;

Contoh 2 Program yang menggunakan deklarasi konstanta

{ Progam : Penggunaan deklarasi konstanta
Design By : suryatekno©2008 }

uses crt;

const
nama = 'Amir';
nip = 'A3110';
gaji = 1000000;
lembur = 50000;
begin
clrscr;
writeLn('Nama Pegawai : ',nama);
writeLn('N I P : ',nip);
writeLn('Gaji Pokok : ',gaji);
writeLn('Uang Lembur : ',lembur);
writeLn('--------------------- +');
writeLn('Total Gaji : ',gaji+lembur);
writeLn;
writeLn('Tekan tombol ENTER untuk keluar');
readLn;
end.


3.Deklarasi label
Jika program Anda ingin loncat dari baris yang satu ke baris yang lain, maka Anda memerlukan goto dan deklarasi label untuk mewujudkannya. Pendeklarasian label diawali dengan kata label diikuti oleh identifier label dan diakhiri dengan titik koma (;).Deklarasi label adalah suatu deklarasi yang digunakan untuk memberi tanda (MARK) pada program agar program dapat berpindah atau meloncat pada tanda (MARK) yang ditentukan. Deklarasi ini mirip dengan bahasa PEMROGRAMAN BASIC yang menggunakan NOMOR BARIS untuk berpindah dari baris ke baris. Penulisan Deklarasi label ini harus menggunakan perintah LABEL yang dipisahkan dengan tanda koma ( , ).
Contoh 1 program yang menggunakan deklarasi Label.
{ Program : Memilih dengan deklarasi Label
Design By : Suryatekno©2008 }

uses crt;
label
1,2,3,4,keluar; {Deklarasi label yang ditentukan}

var
ketik,ulang : char;

begin

1: { label ke - 1 sebagai pokok program }
clrscr;
writeLn('Menu Masakan Hari ini');
writeLn('---------------------');
writeLn;
writeLn('a. Nasi Putih + Rendang');
writeLn('b. Nasi Putih + Telur Dadar');
writeLn('c. Nasi Putih + Tempe Goreng');
writeLn;
writeLn('Masukan Huruf a , b atau c untuk Pesanan Anda.');
write('Pilihan Anda..? ');readLn(ketik);

{ Jika user memilih pilihan tersebut, maka program akan
meng-eksekusi program sesuai dengan LABEL yang dituju }

if ketik='a' then
begin
goto 2;
end;
if ketik='b' then
begin
goto 3;
end;
if ketik='c' then
begin
goto 4;
end

{ User tidak memilih atau salah dalam memasukan pilihan
selain yang ditentukan maka program akan meng-eksekusi
program yang lainnya, dalam program ini akan ditampil
kan kalimat "Anda tidak pesan apa-apa." lalu
meng-eksekusi LABEL keluar yang mengakhiri program }

else
begin
clrscr;
writeLn('Anda tidak pesan apa-apa.');
writeLn('Mungkin Anda tidak Lapar..);
writeLn;
writeLn('Tekan Enter untuk keluar..');
readLn;
goto keluar;
end;

2: { label ke - 2 bila user memilih pilihan a }
clrscr;
writeLn('Pesanan Anda Nasi Putih + Rendang, Terima Kasih.');
writeLn;
write('Pilih Lagi..(y/t) ? ');ReadLn(ulang);
if (ulang='y') or (ulang='Y') then
begin
goto 1;
end
else
begin
goto keluar;
end;

3: { label ke - 3 bila user memilih pilihan b }
clrscr;
writeLn('Pesanan Anda Nasi Putih + Telur Dadar,Terima Kasih.');
writeLn;
write('Pilih Lagi..(y/t) ? ');ReadLn(ulang);
if (ulang='y') or (ulang='Y') then
begin
goto 1;
end
else
begin
goto keluar;
end;

4: { label ke - 4 bila user memilih pilihan c }
clrscr;
writeLn('Pesanan Anda Nasi Putih + Tempe Goreng,Terima Kasih.');
writeLn;
write('Pilih Lagi..(y/t) ? ');ReadLn(ulang);
if (ulang='y') or (ulang='Y') then
begin
goto 1;
end
else
begin
goto keluar;
end;

keluar: { label keluar yang mengakhiri program }

end.
Contoh 2 :

label
pertengahan, 300, selesai;
begin
writeln('halo');
goto 300;
writeln('saya');
goto pertengahan;
writeln('pascal');
writeln('^_^');
goto selesai;
300:
writeln('nama');
pertengahan:
writeln('program');
selesai;
end.

Senin, 11 Oktober 2010

TUGAS 2 ALGORITMA PEMILU


ALGORITMA SYARAT CALON PEMILIH DALAM PEMILU

1. Start.
2. Membawa KTP sebagai bukti penduduk daerah bersangkutan.
3. Setiap pemilih membawa  kartu pemilih baru yang dibuat oleh KPUD.
4.  WNRI harus terdaftar sebagai pemilih.
5. Untuk dapat didaftar sebagai pemilih, WNRI harus memenuhi syarat :
       (1) nyata-nyata tidak sedang terganggu jiwa/ingatannya;
       (2) tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang telah   mempunyai kekuatan hukum tetap.
6. Atau jka tidak , harus berdomisili di daerah tersebut sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan      sebelum disahkannya daftar pemilih sementara yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

7. Warga Negara Republik Indonesia (WNRI) yang pada hari pemungutan suara pilkada sudah berumur 17 tahun atau sudah pernah kawin.
8. Finish

PERBEDAAN WRITE DAN WRITELN, ANGKA DAN BILANGAN


Sebuah angka digunakan untuk melambangkan bilangan. Kata nomor biasanya menunjuk satu atau lebih angka yang melambangkan sebuah bilangan bulat dalam suatu barisan bilangan-bilangan bulat yg berurutan. Misalnya kata 'nomor 3' menunjuk salah satu posisi urutan dalam barisan bilangan-bilangan 1, 2, 3, 4, ..., dst. Jadi kata nomor sangat erat terkait dengan pengertian 'urutan'.
-Bilangan sendiri itu adalah ide abstrak yang tidak didefinisikan. Setiap Bilangan mempunyai banyak lambang bilangan. Satu lambang bilangan menggambarkan satu bilangan. Setiap bilangan mempunyai banyak nama. Misal bilangan 125 mempunyai nama bilangan seratus dua puluh lima. terdiri dari lambang bilangan 1, 2, dan 5.
-Angka/digit terdiri dari 0, 1, 2, 3, ……lambang bilangan ini disebut angka hindu arab yang digunakan sampai sekarang.
Arti kata 'angka' lebih mendekati arti kata 'digit' dalam bahasa Inggris. Nampaknya belum ada kata dalam bahasa Indonesia yang merupakan terjemahan secara tepat dari 'digit'. Dalam hal ini, sebuah atau beberapa angka lebih berperan sebagai lambang tertulis atau terketik dari sebuah bilangan. Sesuai dengan arti kata 'digit', lebih baik pengertian angka dibakukan dengan batasan agar hanya ada sepuluh angka yang berbeda: 0, 1, 2 ..., 9.
Untuk memperjelas pengertian angka seperti diuraikan dalam paragraf terakhir, berikut diberikan dua contoh penggunaannya.
"Bilangan sepuluh ditulis dengan dua buah angka (double digits), yaitu angka 1 dan angka 0.",
#PERBEDAAN
  • write : menulis keluaran di layar, tetapi kursor di tempat yang sama
  • writeln : menulis keluaran di layar, kursor akan berganti baris
  • read : membaca masukan dari keyboard, tetapi kursor tetap di baris yang sama
  • readln : membaca masukan dari keyboard, kursor akan pindah ke baris berikutnya
Read dan readln
-          Digunakan untuk meminta masukan daro keyboard untuk diolah computer
-          Type data yang dicaetak dapat berupa Integer, Real, Charakter String ataupun bolean
-          Perbedaan read dan readln adalah setelah meminta masukan. Jika readln akan diakhiri dengan perintah baris sedangakan read tidak.
Write dan Writeln
-          digunakan untuk mencaetak hasil proses. Type data yang dicetak dapat berupa Integer, Real Real, Charakter String ataupun bolean
-          Perbedaan Write dan Writeln adalah setelah mencetak. Jika writedln akan diakhiri dengan perintah baris sedangakan write tidak.

TUGAS MENCARI BEBERAPA DEFINISI


1.Bahasa Pemrograman HTML
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet.
Kerangka dasar dokumen HTML adalah sebagai berikut :
<HTML>
<HEAD><TITLE>Title</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Deskripsi
</BODY>
</HTML>
2. Bahasa Pemrograman PHP
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web. PHP banyak untuk membuat situs web yang dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain.

3. Bahasa Pemrograman ASP
ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis, salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft.

4. Bahasa Pemrograman XML
Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data.

5. Bahasa Pemrograman WML
WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML (eXtensible Markup Langauge).

6. Bahasa Pemrograman PERL
Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC. PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.

7. Bahasa Pemrograman CFM
Cfm dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio. Syntax coldfusion berbasis html.

8. Bahasa Pemrograman Javascript
Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client. JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape. Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu menjalankan JavaScript.
contoh program Java script adalah sebagai berikut
<script language=”JavaScript”>
<!–
document.write(”ASEP HERMAN SUYANTO<br>”);
document.write(”penulis buku”);
//–>
</script>


9. Bahasa Pemrograman CSS
Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML.
Kerangka dasar CSS adalah sebagai berikut
<style type=”text/css”>
<!–
nama_tag (properti_1:nilai_1; … ;
properti_n:nilai_
–>
</style>
B. DEFINISI ALGORITMA
-Kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah. Perintah-perintah ini dapat diterjemahkan secara bertahap dari awal hingga akhir .
-Mencakup semua prosedur atau urutan langkah yang jelas dan diperlukan untuk menyelesaikan suatu permasalahan.
C. DIAGRAM SISTEM
Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa spesifikasi standar untuk mendokumentasikan, menspesifikasikan, dan membangun sistem perangkat lunak.

Diagram UML

UML menyediakan 10 macam diagram untuk memodelkan aplikasi berorientasi objek, yaitu:[4]
  • Use Case Diagram untuk memodelkan proses bisnis.
  • Conceptual Diagram untuk memodelkan konsep-konsep yang ada di dalam aplikasi.
  • Sequence Diagram untuk memodelkan pengiriman pesan (message) antar objects.
  • Collaboration Diagram untuk memodelkan interaksi antar objects.
  • State Diagram untuk memodelkan perilaku objects di dalam sistem.
  • Activity Diagram untuk memodelkan perilaku Use Cases dan objects di dalam system.
  • Class Diagram untuk memodelkan struktur kelas.
  • Object Diagram untuk memodelkan struktur object.
  • Component Diagram untuk memodelkan komponen object.
E. DEKLARASI PASKAL
Struktur Program Pascal
Secara ringkas, struktur suatu program Pascal dapat terdiri dari :
1. Judul Program
2. Tubuh Program
Tubuh program dibagi menjadi dua bagian utama salah satunya yaitu
-Bagian deklarasi Bagian ini menjelaskan / memperkenalkan secara rinci semua data yang akan digunakan pada suatu program. Dalam penulisannya tidak boleh sama dengan kata-kata cadangan (reserved words) dan selalu diakhiri dengan titik koma (;).
  • deklarasi label
Deklarasi label digunakan Jika pada penulisan program akan menggunakan statemen GOTO (untuk meloncat ke suatu statement tertentu).
Contoh :
PROGRAM cetak;
LABEL satu,akhir;
BEGIN
WRITELN(‘BELAJAR’);
GOTO SATU;
WRITELN(‘PROGRAM’);
satu:
WRITELN(‘PASKAL’);
GOTO akhir;
WRITELN(‘DASAR’);
akhir:
END.
Bila program di atas dijalankan, output sbb :
BELAJAR
PASKAL

·         Deklarasi konstanta
Deklarasi ini digunakan untuk mengidentifikasikan data yang nilainya sudah ditentukan dan pasti, tidak dapat dirubah dalam program.
Contoh :
PROGRAM CETAK_2(OUTPUT);
CONST a = 50; (* selalu menggunakan tanda = *)
b = ‘INDONESIA Merdeka’;
BEGIN
WRITELN(a,’ TAHUN ‘);
WRITELN(b);
END.
Bila program dijalankan, output sbb :
50 tahun
INDONESIA Merdeka
·         Deklarasi tipe
Deklarasi ini digunakan untuk menyebutkan tipe setiap data yang akan digunakan pada program Pascal. Tipe data menentukan jangkauan nilai yang mungkin dari data yang digunakan
Contoh :
PROGRAM SATU;
TYPE bulat = INTEGER; { selalu menggunakan = }
hasil,pecahan = REAL;
ket = STRING[20];
BEGIN
pecahan := 2.52;
bulat := 2;
hasil := pecahan + bulat;
ket := ‘hasil penjumlahan = ‘;
WRITE(ket,hasil:4:2);
END.
Output program, sbb :
hasil penjumlahan = 4.52
·         Deklarasi variabel/perubah
Deklarasi ini berisi data-data yang bisa berubah-ubah nilainya di dalam program. Deklarasi variabel harus di letakkan setelah deklarasi tipe (jika ada).
Contoh :
VAR satu : INTEGER;
dua : INTEGER;
a : REAL;
b : REAL; { selalu menggunakan : }
BEGIN
satu := 5;
dua := 4;
a := 2.3;
b := 5+4*2.3; { hasil real }
WRITE(‘hasil = ‘,b:4:1);
END.
Output program :
hasil = 14.2
Program diatas bisa ditulis sbb :
VAR satu,dua : INTEGER;
a,b : REAL;
BEGIN

statement;

END.
Contoh jika terdapat deklarasi tipe :
TYPE
bilangan = integer;
VAR
satu,dua,a : bilangan;
b : real;
BEGIN

statement;

END.
·         Deklarasi prosedur dan Fungsi
Program dapat dibagi menjadi beberapa bagian/subprogram, yang terdiri dari satu program utama dan satu / lebih program bagian (bisa berupa prosedur / fungsi). Deklarasi prosedure/ fungsi terletak pada subprogram yang menggunakannya.
Tipe Data
Type data dapat dikelompokkan menjadi 2 macam, yaitu :
1.  Type data dasar, yaitu type yang langsung dapat dipakai terdiri dari type integer, real, character dan boolean
2.  Type bentukan adalah type yang dibentuk dari type dasar atau dari type bentukan lain   yang sudah didefinisikan.


Rabu, 06 Oktober 2010

TUGAS1-ALGORITMA DAN FLOW CHART M EMASAK NASI

Tugas 1
Masalah: Memasak Nasi
1)      Mengambil beras dan  air.
2)      Mencuci beras sampai bersih dengan air.
3)      Mengambil Panci (1) dan air.
4)      Mengisi panci dengan air.
5)      Menyiapkan kompor.
6)      Panci dipanaskan di kompor.
7)      Air mendidih mulai dimasukkan beras.
8)       Diaduk secukupnya.
9)      Setelah air habis terserap oleh beras, panci diangkat dari kompor.
10)  Mengambil  panci (2), penyaringan pancinya dan air.
11)  Panci diisi dengan air.
12)  Menyiapkan kompor.
13)  Jika air mendidih mulai memasukkan nasi setengah matang tadi selama 30 menit.
14)  Mengambil panci, kompor dan baskom.
15)  Memindahkan nasi yang sudah jadi ke baskom.
16)  Nasi siap disajikan.